Edukasi di Masa Tenang

Edukasi di Masa Tenang

Edukasi Flu Burung?

Untuk apa? Kan, tak ada kasus?

Belanda Kan, masih jauh?

Justru saat terbaik edukasi Flu Burung adalah saat tak ada kasus. Masa tenang adalah masa belajar.

Di masa tenang, orang belajar dengan santai, tidak diburu-buru. Tidak pula ditakut-takuti. Karena tidak didesak-desak melakukan ini itu, orang pun lebih terbuka mencerna. Fokus belajar.

Dan yang namanya belajar, topiknya jangan melulu Flu Burung. Tarik lebih umum sehingga pemahaman bisa lebih mendalam. Bahas zoonosis. Bukan hanya Flu Burung, penyakit rabies, anthrax, atau lepto juga dibawa binatang.

Ajak orang-orang menghafal binatang & penyakitnya. Misal, dengan irama Cublek-cublek suweng

(Anthrax) Sapi, domba, kambing!

(Rabies) Kelelawar, monyet, anjing!

(Leptosirosis) Ti-tikus, tikus, tikus!

(Flu burung) A-ayam, bebek, puyuh!

Setelah membahas zoonosis, baru masuk ke Flu Burung. Ajak orang-orang bernyanyi, misalnya:

Irama Cucak Rowo

Orang-orang bilangnya felu burung

Dari hewan seperti burung

Diplihara tuk cari untung

Jangan sampai, kitanya buntung

Tiba-tiba unggasnya pada pingsan

Jangan sentuh, langsung laporkan

Dengan sabun kita cuci tangan

Bersih-bersih…dari kotoran

Terhirup tersentuh dan termakan

Itu lendir atau percikan

Maskeran, cuci tangan. Daging matang, ayo makan!

Flu burung, kita singkirkan!


Penulis: Risang Rimbatmaja (Forum KAP/Vitamin Angels)

Artikel Terkait

Fitur Aksesibilitas