Perilaku yang Dibiasakan dan Sulit Lupa

Apakah motivasi dan kemampuan saja cukup untuk mengubah perilaku? Dalam jangka pendek, mungkin ya. Namun, dalam jangka panjang, masih kurang. Agar dapat berlangsung dalam jangka pandang, perilaku perlu menjadi kebiasaan. Perilaku muncul secara otomatis, semacam insting, tanpa tergantung motivasi saat itu. Bila bergantung tinggi rendah motivasi, perilaku menjadi rawan drop out. Termasuk perilaku rawan drop […]

Intervensi Perilaku di Tingkat Komunitas

Sebagian perilaku ditopang oleh norma komunitas. Sehingga, intervensi untuk perubahan perilaku-nya tidak bisa mengandalkan keputusan individual semata. Contoh, perilaku merokok. Merokok kerap dilakukan bersama-sama dan bukan hanya bersama tapi ada nilai kebersamaannya. Norma itu membuat seseorang yang tidak ikut merokok merasa kurang nyaman. Kita tidak bisa mengajak orang berhenti merokok dengan hanya menyampaikan pesan-pesan tentang […]

Orang Tua Menantang saat Diajak Imunisasi Anak

“Kalau anaknya ga diimunisasi, nanti kena penyakit, lho!” “Biar aja. Emang kenapa? Anak-anak gua, kok!” Sekumpulan kader di Jakarta Barat menceritakan respon sejumlah orang tua terhadap ajakan imunisasi yang terkesan menantang. Bingung menghadapinya, waktu itu semua memilih mundur teratur. Mempelajari singkat di tingkat permukaan, terkesan ada dua persoalan komunikasi, 1) kader terlalu mendesak, dan 2) […]

Alat Bantu Sesuai Budaya Komunikasi

Pilihan alat bantu komunikasi mesti menyesuaikan dengan budaya komunikator dan juga khalayaknya. Mungkin karena meniru konsep modernisasi barat, kita lebih mengenal alat bantu komunikasi berbentuk printing seperti leaflet, flipchart, booklet, atau untuk generasi saat ini, bentuk yang digital. Padahal, yang dominan sejak lama di Indonesia adalah Budaya Tutur, khususnya dari orang ke orang dari langsung. […]

Jurus Tawar Menawar dalam Komunikasi

Ada konsumen yang tidak mau beli kalau barangnya tidak bisa ditawar. Katanya, tidak asyik. Khususnya di tempat-tempat yang biasa terjadi tawar menawar. Di lain pihak, ada pedagang yang tahu benar bahwa untuk transaksi, jangan berharap konsumen tiba-tiba langsung membeli. Ada prosesnya. Pertama, datang dulu saja. Kedua, tanya-tanya. Ketiga, menawar. Finalnya, barulah membeli. Jadi, membeli merupakan […]

Eksekusi Metode Low Cognition

Karena pertimbangan waktu terbatas, hanya tersedia sekitar 10 menit, dan tempat riuh, seorang promotor kesehatan memilih metode low cognition dengan menargetkan emotional response gembira untuk mengedukasi ibu-ibu di Posyandu. Diajaklah ibu-ibu berdiri dan bermain. Ibu-ibu tertawa terpingkal-pingkal. Sejurus kemudian dia menyampaikan pesan-pesan tentang imunisasi. Namun, tidak ada yang mendengarkan. Ibu-ibu masih tertawa dan asyik sendiri. […]

Fitur Aksesibilitas