Strategi Komunikasi Berhenti Merokok: Belajar dari Merokok

Komunikasi berhenti merokok umumnya mengedepankan pesan bahaya merokok dan tips berhenti merokok. Di lain pihak, statistik mengatakan jumlah perokok bertambah. Dalam 10 tahun terakhir bertambah 8,8 juta orang, dari 60,3 juta pada 2011 menjadi 69,1 juta perokok di 2021 (Global Adult Tobacco Survey – GATS). Rasanya, ini tanda untuk melihat kembali strategi komunikasi yang ada. […]
Membangun Kepercayaan Warga Untuk Pencegahan Stunting?

“Bagaimana ya caranya agar saya dipercaya warga sehingga mereka mau mempraktikkan perilaku-perilaku cegah stunting?” tanya seorang nakes dalam suatu pelatihan KAP. Sebetulnya, kepercayaan atau trust ini sulit dispesifikkan untuk satu isu kesehatan tertentu. Kalau ada kepercayaan, topik apapun yang disampaikan nakes, asal dalam lingkup kesehatan, akan didengar warga. Kalau belum ada kepercayaan, maka apapun yang […]
Komunikasi Kader Ajak Ortu yang Enggan Imunisasi Anak

“Bu Kader, coba-coba tunjukkan dong bagaimana biasanya mengajak orang tua yang enggan mengimunisai anaknya (suntik)?” Lalu kader-kader menujukkan caranya. “Ibu, imunisasi penting untuk kesehatan anak kita. Penting sekali.” “Imunisasi suntik itu aman, ya bu. Tidak apa-apa, kok. Kalau demam nanti dikasih obat.” “Datang saja ke Puskesmas, Bu. Nanti untuk masalah demam, tanyakan langsung ke bu […]
KAP Tidak Inovatif?

“Apakah ada yang inovatif, misalnya komunikasi digital?” ujar rekan saat ditawari pelatihan KAP. Maka bergelutlah saya dengan pikiran sendiri tentang ragam moda komunikasi manusia. Memang sekarang ada komunikasi digital dengan platform media sosial, aplikasi, internet-based dll. Sebelumnya ada MMS, SMS. Awalnya hanya telephone. Sebelum itu, surat persuratan, cetak, atau yang berbasis tulisan. Sebelum-sebelum itu, komunikasi […]
Komunikasi Kader: Pindah Meja, Pindah Bahasa

“Ibu, ini anaknya kurang gizi. Ayo, makan makanan bergizi macam ikan, telur, sayur supaya anaknya tidak kurang gizi lagi.” Demikian, menurut seorang kader di meja 4, cara menyuluh ibu balita setelah anak ditimbang dan dicatat di meja 3. Hasil timbang memang menunjukkan anaknya gizi kurang (dibilang kurang gizi) tapi apakah berarti kader meja 4 mesti […]
Edukasi Bergulir di Posyandu

Teorinya, proses belajar partisipatif membuat partisipan lebih semangat sekaligus lebih merasa memiliki hasil belajar. Tapi bagaimana menerapkannya di Posyandu secara normal? Normal di sini maksudnya mengikuti pola waktu datang dan pulang ibu-ibu balita seperti biasanya. Biasanya, kan kita kumpulkan ibu-ibu di satu waktu, sebelum atau sesudah kegiatan Posyandu, sesuai undangan. Lalu, mereka mengikuti sesi partisipatif […]