Gantungin Masalah

Sumber Gambar: Gemini AI
Sumber Gambar: Gemini AI

Sebagai edukator, tenaga kesehatan dan kader ingin membuat warga berperilaku sehat. Cara yang umum adalah dengan mengobrol. Dalam KAP, edukator tidak langsung “menjual” atau mengajak warga menerima perilaku sehat tapi mengobrol masalah dulu. Tujuannya agar warga lebih berminat mengobrol dan menerima perilaku sehat.

Mengobrol masalah adalah mengobrol tentang bahaya penyakit, akibat yang menyengsarakan, penularan atau bagaimana terjadinya, harapan atau mimpi yang terkait, dll. Perlu diingat, di sini edukator belum menyinggung solusi atau perilaku sehat yang hendak ditawarkan.

Misal, tentang tes IVA atau HPV DNA untuk cegah kanker serviks, edukator dapat bercerita seputar: 

  • Situasi terakhir di mana banyak perempuan meninggal karena kanker serviks. Paling banyak memang kanker payudara tapi di kanker serviks, kebanyakan yang terdeteksi, lewat. 3 dari 5, lewat.
  • Meninggalnya pun sengsara karena diskriminasi. Coba saja ke kos-kosan sekitar RS kanker terkenal itu. Pura-pura cari kamar. Nanti ditanya, sakit apa? Kalau bilang kanker serviks, nanti dibilang penuh.
  • Kenapa bisa begitu? Ah, jangankan orang lain, suami sendiri pun menjauh. 
  • 3 dari 5, lewat. Bukan karena mematikan tapi karena kankernya dibiarkan jadi mematikan.

Namanya mengobrol, warga mesti nimbrung. Makanya, sesekali gantung-gantungin saja. 

Ketika dibilang kankernya dibiarkan mematikan dan beri jeda sehingga warga terpicu bertanya: “Maksudnya bagaimana? Kok, dibiarkan?” 

Dari pertanyaan warga, edukator bisa melanjutkan:

“Iya, karena telat. Kanker serviks sebetulnya bisa diobati. Tapi kalau kankernya dibiarkan masuk kelas 4, ya susah. Peluang sembuh kecil sekali. Kalau ketemunya di kelas 1, mudah disembuhkan. Kelas 2 juga bisa disembuhkan. Kalau sudah kelas 4, ya susah. Karena, seperti anak di kelas 4, dia sudah ke mana-mana. Itu maksudnya lewat karena telat.”

Gantungin saja lagi. Kalau ceritanya pas, warga akan bertanya, “Supaya tidak telat, bagaimana? Cara tahunya bagaimana?”

Gantungin dilakukan untuk memastikan apakah seseorang mengikuti cerita edukator, yang tandanya adalah dia bertanya atau meminta info lebih lanjut sehingga edukator melanjutkan cerita.

Kalau gantungin masalah berhasil, edukator bisa lebih mudah masuk ke obrolan solusi. Warga lebih perhatian menyimak pesan. Peluang penerimaan nasihat pun lebih besar. 

Kan, warga sendiri yang meminta. 

Condet, 6 Desember 2025 – RR (Forum KAP/ VA)


Penulis: Risang Rimbatmaja, Forum KAP

Artikel Terkait

Fitur Aksesibilitas