Kerja komunikasi mesti menambah, bukannya malah menguras energi. Setelah edukasi kelompok, seperti kelas bumil, kelas ibu balita, atau edukasi perorangan, seperti di meja layanan atau komunikasi singkat di ruang tunggu, kita mesti semakin berenergi.
Kalau energi kita malah terkuras habis, pasti ada yang salah dalam melakukan kerja komunikasinya.
Bayangkan mengobrol dengan teman yang lama tak bersua. Teman dekat semasa sekolah. Kita pasti mengobrol panjang lebar. Membicarakan beragam kenangan. Atau berbagai rencana ke depan.
Tak terasa jam bergerak cepat.
Tapi energi malah bertambah. Malah bertambah semangat, termasuk semangat berjumpa lagi.
Agar energi bertambah, edukator bisa meminjam cara-cara mengobrol dengan teman tadi, sbb:
Ngobrolin topik yang disukai. Di awal, pilih topik mengasyikkan bagi lawan bicara. Jangan yang membuat kaku, cemberut apalagi emosional. Coba tanya-tanya, pancing-pancing. Atau amati, jangan-jangan dari apa yang mereka kenakan atau sekitarnya ada topik menarik yang bisa diangkat.
Take turns, bergantian atau gentenan. Maksudnya, jangan kita yang ngomong melulu. Mesti saling berganti posisi. Pertama, kita bertanya-tanya dan warga menjawab atau bercerita. Selanjutnya, diharapkan, warga yang bertanya dan kita menjawab atau menjelaskan. Dan demikian seterusnya.
Bercerita bukan menggurui. Mendengarkan cerita itu mengasyikkan. Santai. Pesan-pesan mengalir dan orang menyimak dengan rileks. Tidak ada teori-teori berat dan abstrak. Tidak ada instruksi atau desakan yang membebani.
Ketawa bersama. Jangan serius melulu. Sesekali mesti tertawa. Kitanya dan juga warga. Boleh pakai cerita lucu, humor, atau kalau kita ga lucu, gunakan permainan-permainan yang bisa membuat tertawa.
Nyambung. Teman yang asyik itu yang nyambung. Kalau ga nyambung, pasti sudah kita tinggalkan. Nyambung adalah membantu lawan bicara untuk berbicara lebih banyak dengan jalan bertanya-tanya pendek. Hindari 3 hal: mengganti topik, menilai/ mematahkan, dan mendiamkan.
Jangan lupa, nyambung itu bukan hanya kata-kata tapi juga secara non kata-kata (nonverbal = suara, mimik, dll.)
Rasanya, masih banyak perbendaharaan teknik komunikasi yang kita miliki untuk membuat sesi komunikasi menambah energi. Sering kita gunakan tapi kadang tidak kita sadari. Nah, ini gunanya kumpul-kumpul di Forum Kemisan. Siapa tahu ada jurus-jurus mantap dari rekan-rekan kita.
Penulis: Risang Rimbatmaja (Forum KAP/Vitamin Angels)