Menghadapi “Sergapan” Halal-Haram

Apa yang dapat tenaga kesehatan lakukan bila di forum seorang warga tiba-tiba mengangkat isu halal-haram. “Bu Dokter, bukannya vaksin yang itu dibuat dari bahan tidak halal?” Berikut langkah-langkah yang bisa dipertimbangkan. Pertama, supaya Anda tetap dapat berkomunikasi secara rileks dan kreatif, bersyukurlah. Bersyukur karena ada orang yang mengangkat isu halal-haram. Kebanyakan orang enggan menyampaikan isu […]

Jurus Pertama: Komunikasi Nonverbal

Mana yang datang duluan, pesan nonverbal atau verbal? Coba bayangkan, Anda sebagai bidan duduk di meja. Sibuk nulis-nulis. Muka rada kesal karena banyak kerjaan mengisi tumpukan borang (formulir isian). Sementara, di depan pintu, seorang ibu hamil menunggu. Mungkin karena kelamaan, dia bertanya, “Bu Bidan, sudah bisa masuk saya?” Anda tersentak. Belum sempat ngomong apa-apa. Belum […]

Fogg Behavior Model (FBM)

Perkembangan teori perubahan perilaku saat ini menggembirakan karena belakangan banyak muncul teori simpel yang mudah diikuti. Salah satunya adalah Fogg Behavior Model (FBM), yang dirumuskan BJ Fogg, professor Standford. Teorinya, yaitu “B = mat” atau Behavior = motivation x ability x trigger. Mirip lirik lagu para pendamping: Aku mau, Aku mampu dan melakukan! Pertama, motivasi […]

Menggandeng Aparat untuk Ajak Imunisasi

Seorang rekan nakes melempar sebuah ide dalam bentuk pertanyaan. “Apakah untuk BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) kami perlu gandeng aparat untuk menjemput orang tua dan anaknya?” Pertanyaannya didasari pengalaman positif Vaksinasi COVID-19 yang banyak dibantu aparat, baik dari Kepolisian, TNI maupun perangkat desa/ kelurahan. Untuk BIAN, menggandeng aparat bisa juga jadi efektif dengan catatan 1) […]

Agar Apresiasi Tampak Tulus

“Bagaimana caranya memberi apresiasi yang tulus pada orang sehingga dia kemudian merasa dihargai lalu mau mendengarkan kita?”, tanya seorang partisipan dalam sebuah sesi pelatihan. Jawaban sederhananya, tulus itu urusan hati. Tapi itu terlalu menyederhanakan untuk kerja komunikasi perubahan perilaku. Kita butuh teknik pendukung agar ketulusan bukan hanya tersimpan dalam hati tapi terlihat dari luar juga. […]

Cukup Hanya Pelatihan Komunikator dan Rencana Aksi?

Dalam program komunikasi perubahan perilaku, kita banyak mengandalkan khalayak sekunder atau komunikator untuk menyampaikan pesan pada khalayak primer. Semisal, untuk mengikis persepsi warga bahwa suatu jenis imunisasi tidak halal, kita mengandalkan para ustad mengabarkan pentingnya imunisasi dari perspektif agama. Umumnya, komunikator mendapat pelatihan atau orientasi dan kemudian menyusun rencana aksi. Apakah cukup hanya itu untuk […]

Fitur Aksesibilitas