Lagi, Respon Warga Menghadapi Hoaks

Pandemi telah berlangsung 2 tahun tapi tak ada tanda-tanda serangan hoaks akan mereda. Yang ada malah semakin gencar dan variatif. Terakhir, misalnya, muncul info sesat VAIDS, vaksin sebabkan AIDS. Bila warga termakan, hoaks akan mengganggu upaya penanganan pandemi. Tapi hoaks sebetulnya tak akan berarti apa-apa bila warga merespon kritis. Bagaimana perkembangan terbaru respon warga terhadap […]

Faktor Perilaku 3M dalam Model Berbasis Ketakutan

Komunikasi risiko acapkali memanfaatkan fear (ketakutan) untuk mengubah perilaku khalayak. Salah satunya dengan memanfaatkan model EPPM (Extended Parallel Process Model), yang mengedepankan 4 (empat) variabel, yaitu perceived severity (persepsi orang tentang seberapa serius atau parah yang diakibatkan penyakit), perceived susceptibility (persepsi orang tentang seberapa besar kemungkinan dia terkena penyakit), response efficacy (persepsi orang tentang seberapa […]

Cerita yang Menyemangati Relawan

Pandemi berkepanjangan, kasus naik turun, dan sekarang naik lagi tentu melelahkan secara mental. Termasuk yang rentan kelelahan adalah relawan edukasi COVID-19 yang tersebar di banyak tempat. Jika semangat tidak dikuatkan, banyak yang akan mundur. Salah satu kegiatan yang biasanya menjadi momen penyemangat adalah pertemuan relawan. Namun, jangan keliru, kalau tidak dikelola dengan taktis, pertemuan relawan […]

Para Ahli Sudah Mempublikasikan Beberapa Fakta Baru Terkait dengan Omicron

Omicron diketahui menyebabkan kenaikan kasus yang lebih tinggi dibandingkan varian Delta dikarenakan lebih mudah menular dan dapat menular pada orang yang pernah terinfeksi sebelumnya. Masa inkubasi atau munculnya gejala sejak pertama kali terpapar virus Omicron cenderung lebih cepat daripada varian lain. Lalu, gejalanya tidak spesifik namun disinyalir lebih ringan. Saat ini diketahui angka rawat inap […]

Protes Halal Kok di Lawan?

Waktu para tokoh agama memprotes promosi vaksin COVID-19 karena dianggap tidak halal, para relawan RCCE Muhammadiyah di Manggarai Jakarta Selatan memilih diam. Mendengarkan secara pasif saja. Tidak membantah. Tidak mengklarifikasi. Bahkan tidak pula mempertanyakan. Iya-iya saja. Sikap demikian bukan tanpa sebab. Pertama, mereka merasa tidak memiliki kapasitas berbicara dalam ranah agama. Kedua, mereka menghindari perdebatan […]

Fitur Aksesibilitas