Yang dimaksud jurus maut di sini adalah cara komunikasi warga menolak persuasi yang umumnya membuat nakes atau kader mundur teratur. Di atas kertas, jurus maut masih bisa ditangani. Jadi, tidak seperti kekerasan fisik (misal, memukul orang atau benda) ataupun simbolik (misal, kata-kata kotor atau kebun binatang), yang memang mengharuskan kita mengambil langkah seribu.
Berikut adalah 6 ragam jurus maut warga hasil kompilasi dari rekan-rekan lapangan.
1. Membuat batasan wilayah pribadi/ privat
Saat dibujuk imunisasi, sebagian orang tua yang menolak mengatakan,
“Terserah saya (mau imunisasi anak atau tidak). Ini anakku. Urus saja anakmu sendiri!”
Dengan begitu, ortu membatasi anak sebagai urusan pribadi/ privat, tak boleh dimasuki orang luar.
2. Pertanggungjawaban salah alamat
Disebut salah alamat karena nakes atau kader bukan pihak penanggung jawab.
“Kalau sampai terjadi apa-apa pada ayah saya, Ibu siap tanggung jawab?!”
Di jaman pandemi, pernyataan ini kerap muncul saat lansia dibujuk vaksin COVID-19. Di urusan imunisasi anak, pernyataan orang tua sejenis ini juga kerap terdengar.
3. Labeling menyakitkan
Ada kawan nakes yang mengajak ibu ber-KB pasca persalinan agar lebih renggang kehamilan. Alih-alih menerima, sang suami malah mengatakan,
“Bu Bidan dzolim sekali. Tidak punya perasaan!”
4. Ancaman kekerasan
Ceritanya seorang nakes baru memulai “sosialisasi” imunisasi, tiba-tiba Pak Kades memotong,
“Kalau bicara MR, saya lempar keluar jendela kau!”
5. Meremehkan layanan/produk
Mungkin karena tersinggung anaknya dibilang memiliki masalah gizi, Si Ibu malah menjelekkan PMT yang disodorkan kader. Katanya,
“Cuma makanan gitu aja. Yang saya buat (untuk anak saya) lebih bagus. Bawa sana!”
6. Menutup komunikasi
Di sini termasuk sengaja menutup pintu saat hendak ditemui, pergi begitu saja, diam alias tidak bereaksi sambil memperhatikan hal lain.
Bukan mengharapkan tapi kita perlu mengetahui jurus-jurus maut warga agar tidak kaget saat menerimanya. Pemahaman jurus-jurus maut penting untuk mempersiapkan jurus-jurus penangkalnya.
Ps Minggu, 5 Januari 2026 – RR (Forum KAP/ VA)
Penulis: Risang Rimbatmaja, Forum KAP