Cukup Hanya Pelatihan Komunikator dan Rencana Aksi?

Dalam program komunikasi perubahan perilaku, kita banyak mengandalkan khalayak sekunder atau komunikator untuk menyampaikan pesan pada khalayak primer. Semisal, untuk mengikis persepsi warga bahwa suatu jenis imunisasi tidak halal, kita mengandalkan para ustad mengabarkan pentingnya imunisasi dari perspektif agama. Umumnya, komunikator mendapat pelatihan atau orientasi dan kemudian menyusun rencana aksi. Apakah cukup hanya itu untuk […]